Pace Lari Normal – Buat kamu yang baru mulai lari, istilah pace mungkin masih terdengar asing. Tapi sebenarnya, memahami pace adalah salah satu kunci agar latihanmu lebih terarah. Pace menentukan seberapa cepat kamu berlari per kilometer, dan setiap pelari punya pace ideal yang berbeda tergantung tujuan dan kondisi tubuh.
Apa itu Pace Lari?
Pace lari adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan seberapa cepat seseorang berlari, diukur dalam satuan waktu per jarak, seperti menit per kilometer atau menit per mil. Semakin kecil angka pace, semakin cepat larimu. Misalnya, pace 5:00/km berarti menempuh jarak 1 km dalam 5 menit. Konsep ini berbeda dari kecepatan lari (speed) yang diukur dalam kilometer atau mil per jam, dan sangat berguna untuk mengatur ritme serta performa lari.
Pemula umumnya memiliki pace antara 7 hingga 9 menit per kilometer. Ini dianggap normal dan aman untuk membangun stamina tanpa membebani otot dan sendi. Pace membantu kamu mengendalikan intensitas latihan dan menjaga ritme agar tidak cepat kelelahan.
Kenapa Mengetahui “Pace” Penting untuk Pelari Pemula?

Photo by Anna Shvets – Pexels
Memahami pace bukan hanya sekadar soal angka di jam tangan, tapi juga strategi agar latihan menjadi lebih efektif dan aman. Berikut beberapa alasan kenapa pace penting untuk pelari pemula:
1. Bantu Jaga Energi Supaya Nggak “Ngos-ngosan” di Awal
Banyak pelari pemula sering salah, lari terlalu cepat di awal sehingga kehabisan tenaga di tengah jalan. Dengan tahu pace, kamu bisa mulai dengan kecepatan stabil, biar napas terkontrol dan tubuh adaptasi perlahan.
2. Meningkatkan Efisiensi Lari
Pace yang tepat membuat pelari bisa berlari lebih efisien, mengurangi pemborosan energi, dan menghindari kelelahan secara keseluruhan.
3. Mengoptimalkan Performa Lari
Pace membantu memberikan informasi tentang kemampuan lari seseorang. Dengan mengukur kecepatan lari, kamu bisa melacak perkembangan dari waktu ke waktu. Catatan waktu lari ini juga bisa digunakan sebagai acuan untuk menetapkan target baru di sesi latihan berikutnya.
4. Mengurangi Risiko Cedera Lari
Lari terlalu cepat atau tanpa kontrol bisa meningkatkan risiko cedera, terutama di lutut, engkel, atau otot tertentu. Pace yang sesuai membantu menjaga tubuh tetap aman.
5. Menjaga Konsistensi Latihan
Dengan pace yang pas, kamu bisa tetap latihan rutin tanpa harus istirahat lama karena kelelahan berlebihan. Konsistensi ini penting untuk meningkatkan performa.
Lalu, Berapa Pace Lari yang Normal untuk Pelari?
Pace lari yang normal untuk setiap orang sebenarnya berbeda-beda, tergantung usia, tingkat kebugaran, dan pengalaman berlari. Bagi pelari pemula, pace yang dianggap normal biasanya berada di kisaran 7–9 menit per kilometer. Di rentang ini, tubuh bisa beradaptasi dengan latihan tanpa terlalu cepat lelah atau mengalami tekanan berlebihan pada sendi dan otot. Pace ini juga cukup nyaman untuk sambil berbicara, yang menjadi indikator bahwa intensitas lari masih di zona aerobik.
Sementara itu, pelari tingkat menengah yang sudah berlatih rutin beberapa bulan biasanya memiliki pace di kisaran 6–7 menit per kilometer. Dengan peningkatan stamina dan kekuatan otot, tubuh mampu mempertahankan kecepatan lebih tinggi dalam jarak yang lebih jauh. Pelari berpengalaman atau yang mengikuti lomba bisa mencapai pace 5–6 menit per kilometer, tergantung target dan jenis latihan yang dijalani.
Namun, penting untuk diingat bahwa “pace normal” bukan berarti harus sama untuk semua orang. Setiap pelari punya titik nyaman masing-masing. Yang terpenting adalah menemukan pace yang memungkinkan kamu menyelesaikan jarak target tanpa kehilangan ritme, tetap menjaga napas stabil, dan meminimalkan risiko cedera.
Tetap Bertenaga Saat Latihan untuk Meningkatkan Pace Lari dengan EJ Sport Energy Gel
Selain memahami pace, daya tahan energi juga memegang peran penting untuk menjaga performa saat latihan maupun lomba. Salah satu cara yang praktis untuk mempertahankan stamina adalah dengan mengonsumsi energy gel.
EJ Sport Energy Gel hadir sebagai solusi untuk membantu menjaga performa selama berlari, memberikan tambahan energi tanpa menyebabkan mulas atau drop mendadak. Produk ini cocok digunakan oleh pemula yang sedang membangun kebugaran maupun pelari berpengalaman yang ingin meningkatkan pace secara bertahap.
Kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di toko resmi EJ Sport di Tokopedia dan Shopee. Untuk mendapatkan lebih banyak tips latihan, konten motivasi, serta informasi promo terbaru, jangan lupa ikuti akun Instagram @ejsport.official.
Baca Juga:
- Tips Gym Untuk Pemula yang Baru Pertama Kali Ngegym!
- Program Latihan Apa Saja yang Perlu Dilakukan Sebelum Lari 5K?
Frequently Asked Questions
Tidak. Pace lari dipengaruhi oleh tingkat kebugaran, usia, pengalaman, dan tujuan latihan masing-masing orang.
Gunakan jam olahraga, aplikasi lari di smartphone, atau treadmill yang menampilkan kecepatan dan waktu tempuh.
Untuk pemula, fokuslah dulu pada durasi dan konsistensi berlari. Pace akan membaik secara alami seiring waktu.