Kalau kamu baru mulai kenal CrossFit, mungkin yang terbayang cuma angkat barbel berat atau latihan yang “gila capeknya”. Padahal, CrossFit itu jauh lebih variatif dan seru dari itu.
CrossFit menggabungkan berbagai jenis latihan dalam satu sistem yang fokus ke kekuatan, daya tahan, kecepatan, dan ketahanan mental. Setiap sesi bisa terasa berbeda, tapi justru di situlah letak keseruannya.Ini jenis-jenis latihan CrossFit yang paling umum:
1. Strength Training (Latihan Kekuatan)
Ini adalah fondasi utama dalam CrossFit. Fokusnya membangun kekuatan otot dan power. Contoh latihannya:
- Back Squat
- Front Squat
- Deadlift
- Bench Press
- Strict Press
Biasanya dilakukan dengan repetisi rendah dan beban lebih berat. Latihan ini bikin tubuh lebih kuat dan stabil untuk menghadapi workout intensitas tinggi.
2. Olympic Weightlifting
Bagian ini sering jadi favorit karena menantang teknik dan kecepatan. Contohnya:
- Clean & Jerk
- Snatch
- Power Clean
- Push Jerk
Gerakannya eksplosif dan butuh koordinasi tinggi. Selain bikin kuat, latihan ini juga meningkatkan power dan agility.
3. Gymnastics (Bodyweight Training)
Kalau kamu pikir CrossFit cuma angkat besi, tunggu sampai ketemu bagian ini. Contoh gerakan:
- Pull-up
- Toes to Bar
- Handstand Push-up
- Muscle-up
- Ring Dip
Latihan ini menggunakan berat badan sendiri. Hasilnya? Otot lebih stabil, core lebih kuat, dan kontrol tubuh meningkat drastis.
4. Metabolic Conditioning (Metcon)
Ini bagian yang bikin napas ngos-ngosan tapi nagih. Contoh:
- Burpees
- Rowing
- Assault Bike
- Box Jump
- Running
Metcon biasanya dikemas dalam format WOD (Workout of the Day) dengan waktu tertentu atau target repetisi. Tujuannya meningkatkan stamina dan daya tahan jantung.
5. WOD (Workout of the Day)
WOD adalah kombinasi dari semua elemen tadi dalam satu sesi latihan. Contoh format populer:
- AMRAP (As Many Rounds As Possible)
- EMOM (Every Minute On The Minute)
- For Time
- Chipper
Misalnya:
21-15-9 Deadlift + Burpees
Atau
AMRAP 12 menit: 10 Pull-up, 15 Wall Ball, 200m Run
Setiap WOD berbeda, jadi kamu tidak akan merasa bosan.
6. Mobility & Recovery
Sering dianggap sepele, padahal ini penting banget. Contohnya:
- Foam rolling
- Stretching dinamis
- Shoulder mobility drill
- Hip opener
Mobility membantu mencegah cedera dan bikin performa lebih optimal saat latihan berat.
Kenapa Variasi Latihan CrossFit Itu Penting?
Karena CrossFit memang dirancang untuk membuat tubuh siap menghadapi berbagai tantangan fisik. Kamu tidak hanya jadi kuat, tapi juga:
- Lebih tahan lama
- Lebih cepat
- Lebih stabil
- Lebih eksplosif
Dan karena latihannya selalu berubah, progres terasa lebih cepat dan tidak monoton.
Biar Latihan CrossFit Makin Maksimal
Dengan kombinasi strength, metcon, dan WOD intens, tubuh butuh energi yang cukup. Terutama kalau kamu latihan sore setelah kerja atau persiapan kompetisi.
Energy gel praktis bisa jadi solusi sebelum atau saat sesi berat agar stamina tetap stabil dan tidak drop di tengah workout.
Kamu bisa dapatkan energy gel EJ Sport Official di:
Latihan keras itu wajib. Tapi pastikan energi juga siap.
Baca juga: CrossFit untuk Pemula: Cara Mulai Tanpa Takut Cedera
Frequently Asked Questions (FAQ) Seputar Jenis Latihan CrossFit
1. Apakah semua latihan CrossFit harus angkat berat?
Tidak. Ada banyak latihan bodyweight dan cardio juga.
2. Pemula harus mulai dari mana?
Biasanya dimulai dari teknik dasar seperti squat, deadlift ringan, dan pull-up modifikasi.
3. Apakah CrossFit cocok untuk wanita?
Sangat cocok. Banyak gerakan bisa disesuaikan dengan level kemampuan.
4. Berapa kali seminggu idealnya latihan CrossFit?
2–5 kali seminggu, tergantung tujuan dan recovery tubuh.
5. Kenapa CrossFit terasa lebih menantang?
Karena menggabungkan kekuatan, teknik, dan stamina dalam satu sesi intens.