Kenapa Lari Marathon Jaraknya 42 Kilometer? Ini Asal-usulnya

Marathon berjarak 42,195 kilometer karena keputusan logistik di Olimpiade London 1908, bukan karena tradisi kuno atau perhitungan ilmiah tertentu.

Panitia memindahkan garis start ke bawah jendela Windsor Castle agar keluarga kerajaan bisa menonton dengan nyaman, dan perubahan itu menambahkan sekitar 352 meter ke rute yang sudah direncanakan. Angka yang lahir dari keputusan sepele itu kemudian menjadi standar global yang digunakan oleh jutaan pelari di seluruh dunia hingga hari ini.

Marathon di Era Awal Olimpiade

Untuk memahami mengapa marathon sejauh 42,195 km, kita perlu mundur ke tahun 1896, saat Olimpiade modern pertama digelar di Athena, Yunani.

Di Olimpiade 1896, jarak marathon tidak ditetapkan berdasarkan angka yang presisi. Panitia hanya menetapkan bahwa pelari harus berlari dari kota Marathon ke Stadion Panathenaic di Athena, mengikuti jalur yang diyakini ditempuh oleh Pheidippides pada 490 SM. Jarak aktual rute itu adalah sekitar 40 kilometer.

Di Olimpiade Paris 1900, jaraknya berubah menjadi sekitar 40,26 km mengikuti rute kota Paris. Di St. Louis 1904, berubah lagi menjadi sekitar 40 km. Tidak ada standar yang konsisten. Setiap kota tuan rumah menetapkan rutenya sendiri, dan hasilnya berbeda-beda di setiap edisi.

Olimpiade London 1908: Asal-usul Angka 42,195 Km

Ini adalah titik balik yang menentukan. Olimpiade London 1908 diselenggarakan dengan rute marathon yang dibuat dari Windsor Castle ke Stadion Olimpiade di White City, London.

Rute awal direncanakan sepanjang 25 mil atau sekitar 40,23 km. Tapi beberapa hari sebelum race, panitia memindahkan garis start ke bawah jendela kamar bayi di East Terrace of Windsor Castle agar Putri Wales bisa mengawasi start race dari jendela dengan nyaman. Perubahan ini menambahkan jarak sekitar 385 yard atau 352 meter ke rute yang sudah ada.

Garis finish juga disesuaikan agar berada tepat di depan kotak kerajaan di dalam stadion.

Hasil akhir dari semua penyesuaian ini adalah jarak 26 mil 385 yard, atau 42,195 kilometer.

Mengapa Angka Itu Akhirnya Ditetapkan Resmi

Meski Olimpiade London 1908 menghasilkan jarak 42,195 km, angka ini tidak langsung menjadi standar resmi. Olimpiade berikutnya masih menggunakan jarak yang berbeda-beda.

Di Stockholm 1912, jarak marathon adalah 40,2 km. Di Antwerp 1920, kembali berubah.

Baru pada 1921, International Association of Athletics Federations (IAAF) yang kini dikenal sebagai World Athletics secara resmi menetapkan jarak marathon standar sebagai 42,195 kilometer. Alasan pemilihan angka ini bukan karena ada signifikansi matematis atau historis yang kuat, tapi semata-mata karena Olimpiade London 1908 adalah yang paling memorable dan paling banyak diperbincangkan, terutama akibat drama finish yang sangat terkenal.

Drama Finish Olimpiade London 1908: Yang Membuat Jarak Ini Abadi

Jarak 42,195 km tidak hanya diingat karena logistiknya, tapi karena apa yang terjadi di garis finish Olimpiade London 1908 menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah olahraga.

Dorando Pietri dari Italia memasuki stadion sebagai yang pertama, tapi dalam kondisi yang sangat tidak baik. Ia tersandung dan jatuh beberapa kali di dalam stadion. Para official membantu mengangkatnya dan mengarahkannya ke garis finish, di mana ia akhirnya menyelesaikan race.

Tapi karena mendapat bantuan dari official, Pietri didiskualifikasi. Kemenangan diberikan kepada John Hayes dari Amerika Serikat yang finish beberapa menit kemudian tanpa bantuan apapun.

Gambar dan cerita tentang Pietri yang tersandung, dibantu, dan akhirnya didiskualifikasi menyebar ke seluruh dunia dan membuat Olimpiade London 1908 dan jarak marathonnya dikenang jauh lebih lama dari edisi-edisi sebelumnya. Drama itulah yang secara tidak langsung membantu mengunci jarak 42,195 km dalam ingatan publik dan akhirnya dalam regulasi resmi.

Apa Hubungannya dengan Legenda Pheidippides?

Banyak yang mengira marathon sejauh 42 km karena mengikuti jarak yang ditempuh Pheidippides dari Marathon ke Athena untuk mengumumkan kemenangan Yunani atas Persia pada 490 SM. Ceritanya sangat populer dan sering dikutip, tapi hubungan antara legenda itu dan jarak resmi marathon jauh lebih tidak langsung dari yang banyak orang kira.

Pertama, tidak ada bukti historis yang kuat bahwa Pheidippides benar-benar berlari dari Marathon ke Athena. Sumber paling awal yang menyebut episode ini, Plutarch, menulis ratusan tahun setelah kejadian yang diklaim. Herodotus yang menulis lebih dekat ke peristiwa itu justru menceritakan Pheidippides berlari dari Athena ke Sparta untuk meminta bantuan, perjalanan sepanjang sekitar 240 km ke arah yang berbeda.

Kedua, jarak dari Marathon ke Athena sendiri adalah sekitar 40 km, bukan 42,195 km. Angka spesifik yang kita gunakan sekarang adalah hasil dari keputusan logistik di Windsor tahun 1908, bukan rekonstruksi rute kuno.

Tapi legenda Pheidippides memberikan marathon sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh keputusan panitia Olimpiade London: narasi heroik yang membuat olahraga ini terasa lebih dari sekadar lomba. Dan itu adalah kontribusi yang tidak bisa diremehkan terhadap popularitas marathon hingga hari ini.

Mengapa Angka Ini Tidak Pernah Berubah Lagi

Sejak 1921, jarak marathon tetap 42,195 km tanpa perubahan. Ini bukan karena angkanya sempurna secara ilmiah atau historis, tapi karena sudah terlalu banyak sejarah, rekor, dan pencapaian yang terukir di jarak ini untuk mengubahnya.

Jutaan orang di seluruh dunia telah menyelesaikan marathon di jarak ini. Rekor dunia ditegakkan di jarak ini. Sistem pelatihan, nutrisi, dan strategi race dikalibrasi untuk jarak ini. Mengubahnya sekarang bukan hanya akan menghapus semua perbandingan historis, tapi juga akan membuat semua konvensi yang sudah ada menjadi tidak relevan.

42,195 km adalah bukti bahwa kadang sebuah angka menjadi standar bukan karena ia yang paling logis, tapi karena ia yang pertama kali disaksikan oleh cukup banyak orang untuk diingat selamanya.

Dari Jarak ke Persiapan: Apa yang Dibutuhkan untuk Menyelesaikan 42 Km

Memahami sejarah jarak marathon mungkin tidak langsung membuat kamu lebih cepat di race day, tapi ia memberikan konteks tentang mengapa event ini punya makna yang jauh melampaui angkanya. Untuk persiapan marathon yang lebih praktis, baca latihan dan persiapan lengkap lari marathon, carbo loading marathon, dan berapa energy gel untuk marathon.

Untuk memahami cut off time yang berlaku di berbagai event marathon Indonesia, baca cut off time dalam lari.

Kamu bisa mendapatkan energy gel EJ Sport Official di Tokopedia EJ Sport Official Store dan Shopee EJ Sport Official.


Frequently Asked Questions (FAQ) seputar Jarak Marathon 42 Km:

1. Kenapa marathon jaraknya 42,195 km dan bukan 40 atau 45 km?

Karena panitia Olimpiade London 1908 memindahkan garis start ke bawah jendela Windsor Castle agar keluarga kerajaan bisa menonton, yang mengubah jarak dari sekitar 40 km menjadi 42,195 km. Angka ini kemudian distandardisasi oleh IAAF pada 1921.

2. Apakah jarak marathon mengikuti rute Pheidippides?

Tidak secara langsung. Jarak dari Marathon ke Athena adalah sekitar 40 km, bukan 42,195 km. Angka spesifik yang kita gunakan sekarang adalah hasil keputusan logistik di Olimpiade London 1908, bukan rekonstruksi rute bersejarah Pheidippides.

3. Sejak kapan jarak marathon 42,195 km menjadi standar resmi?

Sejak 1921, ketika IAAF atau yang kini dikenal sebagai World Athletics secara resmi menetapkan 42,195 km sebagai jarak marathon standar internasional.

4. Apakah semua marathon di dunia menggunakan jarak yang sama?

Ya. Semua marathon resmi yang ingin mendapatkan pengakuan dari World Athletics menggunakan jarak 42,195 km, termasuk World Marathon Majors seperti Boston, New York, London, Chicago, Berlin, dan Tokyo, hingga event nasional seperti Borobudur Marathon dan Mandiri Jogja Marathon.

5. Kenapa drama Dorando Pietri di Olimpiade 1908 penting bagi sejarah marathon?

Karena kisah Pietri yang tersandung berkali-kali, dibantu official, finish pertama tapi didiskualifikasi menyebar ke seluruh dunia dan membuat Olimpiade London 1908 diingat lebih lama dari edisi sebelumnya. Drama itu secara tidak langsung membantu mengunci jarak 42,195 km dalam memori publik.

6. Apakah ada rencana untuk mengubah jarak marathon?

Tidak ada. Sejak distandardisasi pada 1921, jarak marathon tidak pernah berubah dan tidak ada rencana untuk mengubahnya. Terlalu banyak sejarah, rekor, dan pencapaian yang sudah terukir di jarak ini.