Jenis-Jenis Latihan Hyrox yang Wajib Kamu Tahu

Kalau kamu pernah dengar tentang Hyrox, mungkin yang terbayang adalah kombinasi lari dan latihan berat yang bikin napas habis. Tapi sebenarnya, formatnya cukup jelas dan terstruktur.

Hyrox terdiri dari 8 kali lari 1 km yang diselingi 8 jenis latihan fungsional. Setiap peserta di seluruh dunia menjalani format yang sama, jadi peserta gak akan kaget dengan gerakan di setiap pos-posnya. Berikut adalah jenis jenis latihan Hyrox yang ada di dalam satu race.

1. SkiErg

SkiErg biasanya jadi workout pertama setelah lari 1 km.

Gerakan ini meniru gerakan ski lintas alam dan fokus pada:

  • Otot bahu
  • Punggung
  • Core
  • Daya tahan kardio

Walaupun terlihat sederhana, SkiErg bisa menguras tenaga cukup cepat jika ritmenya terlalu agresif.

2. Sled Push

Sled push adalah mendorong beban berat di atas lintasan khusus.

Latihan ini melatih:

  • Otot paha depan
  • Glutes
  • Core
  • Kekuatan kaki secara eksplosif

Banyak peserta menganggap ini sebagai salah satu bagian paling menantang di Hyrox.

3. Sled Pull

Setelah mendorong, peserta akan menarik sled menggunakan tali.

Fokus utamanya:

  • Punggung
  • Hamstring
  • Grip strength
  • Stabilitas tubuh

Teknik yang tepat sangat penting agar energi tidak cepat habis.

4. Burpee Broad Jump

Gerakan kombinasi burpee dan lompat ke depan.

Melatih:

  • Daya tahan
  • Koordinasi
  • Kekuatan kaki
  • Mental karena repetisinya cukup panjang

Bagian ini sering membuat detak jantung melonjak drastis.

5. Rowing

Rowing machine menguji endurance setelah beberapa workout berat.

Manfaatnya:

  • Melatih hampir seluruh tubuh
  • Mengatur napas kembali
  • Menjaga pacing sebelum masuk ke sesi berikutnya

Strategi ritme sangat penting di sini.

6. Farmer’s Carry

Peserta membawa dua beban di kedua tangan sambil berjalan.

Melatih:

  • Grip strength
  • Core
  • Stabilitas bahu
  • Daya tahan tubuh bagian atas

Walau terlihat sederhana, beban yang digunakan cukup berat.

7. Sandbag Lunges

Berjalan dengan beban sandbag di bahu sambil melakukan lunges.

Fokus pada:

  • Otot paha
  • Glutes
  • Keseimbangan
  • Stabilitas core

Bagian ini menguji kekuatan kaki setelah sebelumnya sudah banyak bekerja.

8. Wall Balls

Workout terakhir sebelum finish.

Peserta melakukan squat lalu melempar bola ke target di dinding.

Melatih:

  • Kaki
  • Bahu
  • Koordinasi
  • Mental, karena dilakukan di akhir saat tubuh sudah sangat lelah

Wall balls sering jadi penentu seberapa cepat kamu bisa menyelesaikan race.

Kenapa Penting Tahu Jenis-jenis Latihan Hyrox?

Dengan memahami jenis jenis latihan Hyrox, kamu bisa:

  • Menyusun program latihan lebih spesifik
  • Melatih teknik sebelum race
  • Mengatur strategi pacing
  • Menghindari kehabisan energi terlalu cepat

Hyrox bukan soal siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling konsisten dari awal sampai akhir.

Dukung Latihan Hyrox dengan Energi yang Stabil

Karena kombinasi lari dan strength dilakukan berulang, tubuh membutuhkan energi yang cukup dan stabil.

Asupan karbohidrat cepat serap dan elektrolit membantu:

  • Menjaga stamina
  • Menghindari penurunan energi mendadak
  • Mendukung performa saat workout berat

Untuk latihan Hyrox, kamu bisa gunakan energy gel dari EJ Sport.

Cek produk resmi di:

Pastikan energi tetap optimal dari start sampai finish.

Baca juga: Hyrox untuk Pemula, Panduan Lengkap Sebelum Ikut Race


Frequently Asked Questions (FAQ) Seputar Jenis Latihan Hyrox:

1. Apakah semua race Hyrox memiliki jenis latihan yang sama?

Ya, format dan jenis latihannya terstandarisasi di seluruh dunia.

2. Mana latihan paling berat di Hyrox?

Banyak peserta merasa sled push dan wall balls paling menantang.

3. Apakah pemula bisa melakukan semua latihan Hyrox?

Bisa, dengan kategori dan beban yang disesuaikan.

4. Apakah perlu alat khusus untuk latihan Hyrox?

Idealnya ya, seperti sled dan SkiErg, tetapi bisa dimodifikasi saat latihan.

5. Apakah lari lebih penting dari strength di Hyrox?

Keduanya sama penting karena dilakukan bergantian sepanjang race.